Kemampuan Mandiri RI di Sektor Pertahanan Ciptakan Deterrent Effect bagi Negara Lain

Kemampuan Mandiri RI di Sektor Pertahanan Ciptakan Deterrent Effect bagi Negara Lain

Kemampuan Mandiri RI di Sektor Pertahanan Ciptakan Deterrent Effect

Kemandirian industri pertahanan memiliki arti strategis bagi kedaulatan dan keamanan nasional Indonesia. Indonesia mampu memproduksi sendiri alat utama sistem senjata (alutsista) dan komponennya sehingga mengurangi ketergantungan pada negara lain.

“Kemandirian industri pertahanan karenanya menjadi prasyarat sistem pertahanan yang kuat dan maju. Keuntungan lainnya adalah dampak positif bagi perekonomian dan penguasaan teknologi dalam negeri,” ujar Direktur Teknik PT Nanggala Kencana Rekatama Indonesia (NKRI), Zaenal, Rabu (21/1/2026).

Zaenal mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto saat menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) menyebut, kemandirian industri pertahanan diharapkan dapat mewujudkan pergeseran pemahaman dari belanja pertahanan menjadi investasi pertahanan.

“Artinya, anggaran pertahanan yang dialokasikan untuk produk dalam negeri akan berputar kembali di ekonomi nasional dan mendorong inovasi teknologi lokal, alih-alih sekadar dibelanjakan ke luar negeri,” ujar Zaenal.

Selain itu, kata dia, kemampuan mandiri di sektor pertahanan menciptakan deterrent effect bagi pihak luar. Suatu negara dengan industri pertahanan yang maju dinilai lebih tangguh karena dapat memasok kebutuhan militernya sendiri tanpa khawatir aksesnya ditutup oleh negara lain.

“Hal ini meningkatkan posisi tawar Indonesia secara diplomatis. Pemerintah Indonesia telah menempatkan kemandirian pertahanan sebagai visi strategis jangka panjang,” ucapnya.

Dalam Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2020–2024 (Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2021), salah satu sasaran utama adalah penguasaan teknologi kunci industri pertahanan, misalnya teknologi propelan untuk amunisi.

Dia menjelaskan, propelan sebagai bahan pendorong peluru/roket sebelumnya 100% diimpor, sehingga pembangunan pabrik propelan nasional menjadi proyek strategis untuk kemandirian hulu industri pertahanan.

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan menjadi payung utama yang mengatur pengelolaan industri pertahanan nasional. UU ini menegaskan kewajiban pelibatan produksi dalam negeri dalam setiap pengadaan alutsista.

https://outsidecontrol.com

RUU Jabatan Hakim, Usia Pensiun Ditambah hingga 75 Tahun

RUU Jabatan Hakim, Usia Pensiun Ditambah hingga 75 Tahun

RUU Jabatan Hakim, Usia Pensiun Ditambah hingga 75 Tahun (Ilustrasi/Freepik)

Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Jabatan Hakim mengatur penambahan usia pensiun hakim. Usia pensiun tertinggi hingga 75 tahun akan diberlakukan bagi hakim agung. 

1. RUU Jabatan Hakim

Kepala Badan Keahlian DPR RI, Bayu Dwi Anggono, menyampaikan salah satu isu pokok dalam beleid ini adalah penataan ulang usia pengabdian hakim. Ia mengungkap hal yang menjadi dasar perubahannya.

“Optimalisasi pengalaman kompetensi dan tentu angka harapan hidup di Indonesia terus semakin tinggi. Maka perlunya untuk dilakukan kemudian penataan kembali terkait usia pengabdian bagi hakim,” kata Bayu saat memaparkan draf RUU Jabatan Hakim di Komisi III DPR RI, Rabu (21/1/2026).

Dia menjelaskan, RUU ini mengusulkan kenaikan usia pensiun di seluruh jenjang hakim. Usia pensiun hakim pertama diusulkan naik dari 65 tahun menjadi 67 tahun. Sementara usia pensiun hakim tinggi diatur menjadi 70 tahun dari sebelumnya 67 tahun.

“Tentunya hakim agung dari 70 menjadi 75 tahun,” ujarnya.

Bayu menegaskan, pengaturan tersebut masih bersifat terbuka untuk dibahas lebih lanjut dengan melihat perbandingan pengaturan di berbagai negara.

“Tentu ini sangat terbuka untuk dilakukan pembahasan dengan perspektif perbandingan di berbagai negara,” tuturnya.

Kera4d

Sidang Sengketa Ijazah Jokowi, Bon Jowi Sebut Ada Fakta Baru yang Mengejutkan

Sidang Sengketa Ijazah Jokowi, Bon Jowi Sebut Ada Fakta Baru yang Mengejutkan

Sidang Sengketa Ijazah Jokowi, Bon Jowi Sebut Ada Fakta Baru yang Mengejutkan

Kubu Bon Jowi (Bongkar Ijazah Jokowi), Lukas Luwarso mengaku telah menemukan fakta baru dalam sidang sengketa informasi publik tentang ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang digelar di Komisi Informasi Pusat (KIP), Jakarta, Rabu (21/1/2026).

“Ini sidang yang sangat substansi dan banyak fakta-fakta baru yang menarik,” ujarnya kepada wartawan.

Fakta pertama, kata dia, KPU Solo menyatakan jika verifikasi faktual tidak wajib, verifikasi hanya akan dilakukan jika ada keganjilan saja dalam persyaratan calon kepala daerah. Menurutnya, jika tak ada verifikasi bagaimana bisa masyarakat bisa tahu ada tidaknya suatu keganjilan.

“Dari perdebatan itu kemudian akhirnya KPU mengaku, KPU Pusat, mereka pernah memposting dokumen terkait pencalonan Jokowi sebagai Capres tahun 2014 dan 2019 di website mereka. Pengakuan ini baru muncul di sidang ke 5, sidang 1-4 jadi muspro,” tuturnya.

Fakta baru lainnya KPU RI Pusat mengakui pernah mengupload dokumen syarat calon pada Pilpres dahulu, khususnya Jokowi. Hal itu bertentangan pula dengan pernyataan KPU Solo, yang mana mereka berdalih dengan argumen berputar-putar.

“Saya tadi sampaikan di sidang agar dicatat majelis komisioner, sidang pertama sampai keempat jadi Muspro karena ternyata (informasi ijazah Jokowi) itu terbuka. Walaupun itu sudah jelas dan tegas oleh KPU Pusat, tapi ironisnya, inkonsistensinya KPU Solo masih menganggap itu dokumen yang dikecualikan,” jelasnya.

Salinan ijazah yang didapatkan mereka dari KPU malah versi yang disensor, sedangkan KPU RI menyebutkan, dokumen salinan syarat calon, termasuk ijazah yang diumumkan melalui website KPU dahulu tidak disensor.

kera4d

Gibran Sambangi Ponpes Cipasung, Tabarukan hingga Bicara AI Santri

Gibran Sambangi Ponpes Cipasung, Tabarukan hingga Bicara AI Santri

Gibran Sambangi Ponpes Cipasung, Tabarukan hingga Bicara AI Santri

Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, ke Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi rangkaian silaturahmi yang sarat makna. Kunjungan itu menegaskan relasi pesantren, ulama, dan negara yang dibangun di atas adab serta penghormatan.

Gibran disambut pimpinan dan para sepuh Cipasung, seperti Kiai Ubed Ubaidillah dan Kiai Acep Adang. Dia juga menyambangi kediaman Almarhum sesepuh Pesantren Cipasung, Abah Kiai Koko Komarudin Ruhiyat, sebagai bentuk tabarukan, takziyah, sekaligus napak tilas.

Mas Wapres langsung ke kediaman Abah sesepuh. Di dalam rumah, beliau diterima oleh seluruh keluarga besar Cipasung dengan penuh kehangatan dan suasana kekeluargaan,” ujar Khodimul Majelis Dzikir Ponpes Cipasung, Kiai Deni Sagara, Rabu (21/1/2026).

Gus Deni — panggilan akrabnya — mengatakan, Gibran juga memasuki ruang khusus yang memiliki nilai sejarah tersendiri. Ruangan itu merupakan tempat Prabowo Subianto pernah menuliskan pesan amanat dari almarhum Abah KH Koko Komarudin Ruhiyat, salah satu pengasuh Ponpes Cipasung sekaligus orangtua Gus Deni, yang saat itu menekankan agar negara memberi perhatian lebih kepada pesantren.

Mas Wapres melihat langsung ruang khusus itu. Beliau menyampaikan kesannya tentang foto Presiden Prabowo yang sedang mencatat pesan Abah sesepuh. Dan sekarang, pesan itu sudah mulai terwujud dengan dibentuknya Direktorat Jenderal Pesantren,” tutur Gus Deni.

Bagi keluarga besar Cipasung, momen tersebut menjadi pengikat sejarah: jejak silaturahmi Presiden ke-7 Joko Widodo, napak tilas Presiden Prabowo Subianto, dan kini dilanjutkan oleh Wapres Gibran yang merupakan putra Joko Widodo.

Setelah dari kediaman sesepuh, Gibran melanjutkan agenda menuju Gedung Pusat Media dan Teknologi Pesantren Cipasung. Dia meninjau langsung pelatihan AI dan robotik yang tengah diikuti ratusan santri.

Dengan telaten, Gibran berdialog, menyapa, dan menyaksikan presentasi karya santri. Ia mengaku takjub karena dalam waktu singkat para santri sudah mampu menampilkan hasil inovasi berbasis kecerdasan buatan dan robotik.

https://uniquepatterns.com

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia, Kurnia: Jangan Salahkan Jadi Bahan Omongan

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia, Kurnia: Jangan Salahkan Jadi Bahan Omongan

Eggi Sudjana (Foto: Ist)

Anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Kurnia Tri Royani, menyayangkan sikap Eggi Sudjana yang diketahui menyetir mobil saat berada di Malaysia. Pasalnya, keberadaan Eggi di Negeri Jiran tersebut disebut-sebut dalam rangka menjalani pengobatan.

Ia menilai wajar jika kemudian menjadi bahan perbincangan masyarakat Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam program Rakyat Bersuara bertajuk “Dua Tersangka Ijazah Jokowi Bebas, Nasib Roy Cs?” pada Selasa (20/1/2026).

“Ya saya hanya melihat, saya tidak mau melihat merah atau apa (mobil yang dinaiki), tapi yang saya lihat dia mengatakan sakit, ingin berobat, makanya datang ke Pak Jokowi itu. Tetapi abangku ini sering kali mengambil keputusan yang kurang kena dan mengena,” kata Kurnia.

“Maksud saya, kalau Anda mengatakan Anda dalam kondisi sakit, dia pasti sakit, saya yakin itu, cuma janganlah menyetir, seperti itu kan. Karena orang Indonesia ini orang Timur. Dia masih melihat apa yang Anda katakan, maka harus sesuai dengan apa yang Anda lakukan,” sambungnya.

Atas hal tersebut, Kurnia menyatakan wajar apabila tindakan Eggi mendapat sorotan publik. “Kalau abang (Eggi) tampak seperti sakit di kursi roda, tiba-tiba Anda menyetir, ya jangan salahkan akhirnya jadi bahan omongan. Yang malu siapa? Kami TPUA. Masih tetap malu walaupun kami sudah dipecat,” ujarnya.

Konveksi di Tambora Jakbar Terbakar, 22 Damkar Dikerahkan

Konveksi di Tambora Jakbar Terbakar, 22 Damkar Dikerahkan

Konveksi di Tambora Jakbar Terbakar, 22 Damkar Dikerahkan (Ist)

 Bangunan konveksi yang berada di Jalan Sawah Lio, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, terbakar pada Senin (19/1/2026) dini hari. Sebanyak 22 unit pemadam kebakaran (damkar) dengan 110 personel dikerahkan ke lokasi.

1. Konveksi Terbakar

Dari laporan Command Centre Gulkarmat DKI Jakarta, petugas menerima informasi kebakaran pada 01.00 WIB.

“Objek konveksi di Jalan Sawah Lio, Gg 8, No 4 RT 005/RW08, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat,” demikian keterangan tersebut.

Adapun waktu operasi pemadaman pada pukul 01.06 WIB. Api berhasil dipadamkan pukul 02.21 WIB dengan mengerahkan 22 unit dan 110 personel pemadam kebakaran.

Pemadaman selesai, pengerahan 22 unit dan 110 personel pemadam kebakaran,” ujarnya.

Dia menambahkan, penyebab kebakaran tersebut diduga karena fenomena listrik. “Diduga fenomena listrik,” ucapnya.

Jenderal Senior Iran Ancam Potong Tangan Trump jika Berani Invasi

Jenderal Senior Iran Ancam Potong Tangan Trump jika Berani Invasi

Presiden AS Donald Trump (Foto: Foxnews)

Jenderal senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sekaligus anggota Dewan Kebijaksanaan Iran, Mohsen Rezaei, menyampaikan ancaman langsung terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Trump mengatakan bahwa tangannya sedang berada di pelatuk. Kami akan memotong tangan dan jarinya,” ujar Rezaei dalam sebuah pernyataan yang ditujukan langsung kepada Presiden AS tersebut, melansir Iran International, Sabtu (17/1/2026).

Rezaei menambahkan, Iran tidak akan lagi menerima gencatan senjata jika diserang. “Jika kami bergerak maju, tidak akan ada lagi pembicaraan mengenai gencatan senjata,” tegasnya.

Ia memperingatkan pihak AS agar tidak meremehkan sikap Iran selama ini. 

“Anda tidak memperhatikan penahanan diri dan kesabaran strategis yang telah kami tunjukkan. Berhentilah sekarang juga. Mundurlah, jika tidak, tak satu pun pangkalan Anda di kawasan ini akan aman,” katanya.

Presiden Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor, Guru Besar, hingga Pimpinan Kampus di Istana

Presiden Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor, Guru Besar, hingga Pimpinan Kampus di Istana

Presiden Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor, Guru Besar, hingga Pimpinan Kampus di Istana (Binti Mufarida)

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 1.200 rektor, guru besar, dan pimpinan kampus negeri maupun swasta dari seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

1. Kumpulkan 1.200 Rektor-Pimpinan Kampus

Berdasarkan pantauan Okezone, para rektor, guru besar, hingga pimpinan tinggi perguruan tinggi yang tampak mengenakan jas almamater kampus telah tiba di kompleks Istana Kepresidenan sejak pukul 08.00 WIB.

Pada hari ini, Bapak Presiden mengumpulkan sekitar yang sudah hadir ini 1.200 pada hari ini, jadi banyak sekali yang hadir,” ucap Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Chistie kepada awak media.

Stella mengatakan, pertemuan kali ini untuk kedua kalinya digelar Presiden Prabowo. 

“Adalah suatu yang sangat bersejarah. Ini kedua kalinya Bapak Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan rektor-rektor, guru besar, dan juga dekan.”

“Yang pertama sudah terjadi tahun lalu. Sepanjang pengetahuan saya, sepanjang sejarah ini, tidak pernah seorang Presiden mengumpulkan para akademisi dari universitas yang sangat kita, sangat kita senangi dan kita banggakan bahwa ini terjadi dialog khusus,” ujarnya.

Stella mengatakan, para guru besar yang dikumpulkan hari ini dikhususkan bagi bidang sosial humaniora. 

“Jadi kalau sebelumnya itu agak umum dan juga ada kekhususan mungkin mengenai STEM, pada hari ini dikhususkan kepada bidang sosial humaniora.”

Momen Langka Prabowo Rapikan Baret dan Dasi Murid Sekolah Rakyat

Momen Langka Prabowo Rapikan Baret dan Dasi Murid Sekolah Rakyat

Momen Langka Prabowo Rapikan Baret dan Dasi Murid Sekolah Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kedekatan dan kepeduliannya kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat saat menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Prabowo terlihat merapikan baret dan dasi merah para murid Sekolah Rakyat yang telah berbaris rapi menyambut kedatangannya Dalam momen yang hangat dan penuh keakraban.

Sejak pagi, siswa-siswi Sekolah Rakyat tampak antusias mengenakan seragam merah putih lengkap dengan baret dan dasi merah.

Mereka berdiri berbaris rapi sambil menunggu kehadiran Prabowo. Setibanya di lokasi, para siswa kompak menyanyikan yel-yel penyambutan.

“Selamat datang Bapak, selamat datang Bapak, kami ucapkan,” seru para siswa dengan penuh semangat.

Prabowo pun membalas sambutan tersebut dengan senyum dan sapaan hangat. Dalam suasana yang akrab, Prabowo terlihat menghampiri barisan siswa dan secara langsung merapikan baret serta dasi beberapa murid, menciptakan momen yang menyentuh dan disambut antusias oleh para hadirin.

Pandji Dipolisikan, Gus Ulil: Kita Butuh Banyak Ketawa di Negeri Ini

Pandji Dipolisikan, Gus Ulil: Kita Butuh Banyak Ketawa di Negeri Ini

Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ulil Abshar Abdalla, buka suara terkait komika Pandji Pragiwaksono yang dilaporkan atas materi komedi di acara bertajuk Mens Rea. Ulil menyayangkan jika seorang komedian yang sedianya menghibur justru harus berhadapan dengan proses hukum.

“Kita butuh banyak ketawa di negeri ini. Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum,” ujar Ulil, Jumat (9/1/2026).

Ulil menyoroti pentingnya ruang humor di tengah masyarakat. Ia bahkan berkelakar bahwa humor merupakan kunci.

“Humor adalah koentji (kunci),” sambungnya.

Ulil menjelaskan bahwa aliansi yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama yang dikabarkan melaporkan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya bukan merupakan bagian dari PBNU. Ulil mengatakan sejak dulu memang telah banyak kelompok atau individu yang melakukan berbagai aktivitas dengan mengatasnamakan NU.

“Tetapi sejak dulu kan banyak orang bikin ini itu atas nama NU. Karena NU itu sifatnya terbuka, ya memang siapa saja bisa bikin lembaga atas nama NU,” ujarnya.